PENGARUH TARIKAN PERDAGANGAN DAN JASA TERHADAP KINERJA JALAN DI JALAN ACHMAD YANI KECAMATAN SITUBONDO

Fitratur Rahman Hafiz, Budi Sugiarto Waloejo, Adipandang Yudono

Abstract


Mobilitas yang dilakukan oleh masyarakat menjadi salah satu penyebab kemacetan. Masyarakat beraktivitas untuk memenuhi kebutuhannya dan cenderung berpergian ke suatu guna lahan. Jalan Achmad Yani merupakan jalan nasional arteri primer di Kabupaten Situbondo. Pada koridor jalan tersebut terdapat berbagai aktivitas keluar-masuk guna lahan maupun aktivitas sekitar koridor jalan seperti parkir badan jalan (on street parking) yang dapat menyebabkan menurunya kinerja jalan sehingga menimbulkan kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tarikan perdagangan dan jasa terhadap kinerja jalan di Jalan Achmad Yani Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis korelasi, regresi linier berganda dan analisis kinerja jalan. Pada penelitian ini, ruas jalan dibagi menjadi 2 segmen yang dipisahkan oleh simpang bersinyal. Hasil penelitian pada Jalan Achmad Yani menunjukan tingkat pelayanan jalan (weekday) segmen 1 tertinggi pukul 16.00-17.00 WIB yaitu 0,70 (LoS = C). Segmen 2 tertinggi pukul 16.00-17.00 WIB yaitu 0,85 (LoS = E). Pada (weekend) segmen 1 tertinggi pukul 19.00-20.00 WIB yaitu 0,68 (LoS = C). Segmen 2 tertinggi pukul 11.00-12.00 WIB yaitu 0,85 (LoS = E). Guna lahan memiliki pengaruh terhadap kinerja jalan (weekday) segmen 1 sebesar 12% dan segmen 2 sebesar 14%. Pada (weekend) segmen 1 sebesar 10% dan segmen 2 sebesar 12%. Arahan penanganan kinerja jalan yang dapat digunakan adalah manajemen kapasitas dengan alternatif pelebaran geometrik jalan dan kontrol parkir tepi jalan (on street parking) yang akan berdampak pada kinerja Jalan Achmad Yani.


Keywords


Guna-Lahan; Perdagangan-dan-Jasa; Kinerja-Jalan.

Full Text:

PDF

References


Algifari. 2009. Analisis Statistik untuk Bisnis dengan Regresi, Korelasi, dan Nonparametrik. Yogyakarta: BPFE.

Dishub Kabupaten Situbondo. 2017. Tataran Transportasi Lokal Kabupaten Situbondo Tahun 2008-2017.

Miro. 2005. Perencanaan Transportasi untuk Mahasiswa, Perencana, dan Praktisi. Jakarta: Erlangga.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum. 2011.

Nomor 20, Pedoman Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi Kabupaten/Kota.

Perda Kabupaten Situbondo No 9. 2013. Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Situbondo Tahun 2013 - 2033.

Permen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No 5. 2023. Persyaratan Teknis Jalan dan Perencanaan Teknis Jalan.

PKJI. 2014. Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia. Risdiyanto. 2014. Rekayasa dan Manajemen Lalu

Lintas.

Riza, M. 2015. Penanganan Jalan Nasional

dengan Menggunakan Analisis Multikriteria dan Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus Jalan Nasional Lintar Utara di Provinsi Jawa Timur). Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Tamin, O. Z. 2000. Perencanaan dan Pemodelan Transportasi. Bandung: ITB Press. Waloejo, B. S. 2020. The Effect of The

Development of Industrial and Commercial Area On Road Network Performance (Waru Surabaya - Mojokerto Street). Malang: Universitas Brawijaya.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.